Menjelang Pemilu, FPI, Gus Dur, Muzadi

12 06 2008

Semua orang tahu menjelang pemilu 2009 mereka yang ‘pede’ politik akan melakukan banyak manuver. Terakhir soal Hasyim Muzadi (ketua umum PBNU) mendeklarasikan dukungannya terhadap FPI. Apa di balik pernyataannya itu? Pertama, dia bukanlah seorang demokrat tulen, kedua membuka dirinya sebagai lawan politik Gus Dur, ketiga, dia tahu relasi massa dan poltik FPI cukup besar (FUI, Persis, PBB, PKS, GMP, MUI, dan sejenisnya) untuk menjadi kendaraan politiknya. Perpecahan di tubuh PKB telah menyeret Muzadi (atau dia juga inisiator?) untuk segera memihak, tentu saja Muhaimin, karena jelas Muhaimin tidak akan mendukung Gus Dur jika mantan Presiden ini akan didudukan kembali ke RI 1.

Kembali ke ranah keyakinan, saya sangat menyayangkan pernyataan Hasyim Muzadi mengenai sesatnya Ahmadiyah, terlepas dari apa motifnya. Pernyataan iniĀ  seperti bertolak-belakang dari kultur NU yang moderat. Saya ‘ngeri’ jika Muzadi bisa mempengaruhi cara berpikir para nadhiyin karena cenderung bisa menggiring organisasi ini menjadi FPI versi raksasa.

Bagaimana dengan Gus Dur? Sulit ditebak. Memang dalam kondisi irasional saat ini tempat Gus Dus yang tepat adalah dipojok, menunggu semua tenang. Berdebat dengan mereka yang memilih menggunakan otot hanya akan membuatnya tersudut. Persoalan PKB dan FPI, saya sakin, membuatnya stres tidak kepalang.
Namun, kita bakal tahu bahwa NU pun nanti terpecah, selain PKB tentu, saat pemilu.





FPI: Bubar atau Tidak?

3 06 2008

Setelah aksi ‘luar biasa’-nya terhadap sekelompok demonstran berplang AKK-BB, mari kita bertaruh, apakah Front Pembela Islam (FPI) akan dibubarkan atau tidak? Saya memilih jawaban: tidak. Alasannya? Sederhana, pemerintah Indonesia tidak pernah tegas. Pemerintah akan berasumsi bahwa pembubaran ormas ilegal ini (tanpa badan hukum) akan memicu pertikaian lebih besar dan sulit diselidiki karena mereka akan beraksi secara sendiri-sendiri (tanpa embel-embel organisasi). Dan, alasan yang paling jitu adalah FPI tidak bisa dibubarkan karena FPI memang bukan sebuah organisasi yang terdaftar di negara. Ya, karena memang tidak punya badan hukum, hehehehe.

Berbeda dengan topik di atas, saya baru saja menyimak pernyataan bos FPI, Habib Riziq, bahwa FPI tidak terlibat dalam kasus Monas. Pernyataan aneh? Tentu tidak. Pernyataan tersebut sudah biasa kita dengar dari mulut para politisi setiap hari dan tentu saja para koruptor yang tertangkap tangan. Habib sedang bermain sirkus logika untuk dipertontokan kepada orang-orang waras. Sayang, sirkusnya terkesan amatir.





A Large US Spy Satellite Will Hit Our Roofs

29 01 2008

World news has been reporting about a power-lost large military satellite belong to United State which is going to hit earth. The experts predict this satellite will crash in February. They also assure the satellite contains a huge danger materials like toxin even explosives. Reported later, some Russian military satellites use nuclear as their power, so then it is possible the US owned one has the same technology. God!

The worst thing, official US agencies unable to point the area where the satellite will crash . Therefore, ballistic interruption method still can not become an option. Some jokes said US will be happy if the satellite drops in Teheran.

But, this horrible situation degrades US reputation as well as expose the military technology of a super power state. Other side, this circumstance also reveals how our belonging space has been full of junks. Regarding the emission of power used by such technological devices we can assume that our space has been also highly polluted.





The Best Joke about Indonesia: Obral Otak

16 01 2008

Obral Otak

Pada 30 tahun yang akan datang, teknologi rekayasa genetika sudah demikian berkembangnya, sehingga cangkok otak sudah dapat dilaksanakan dengan mudah. Oleh karena itu banyak otak yang diawetkan menunggu pasien yang membutuhkan. Di suatu bank/toko donor otak dijual otak dari berbagai negara di dunia. Dibawah ini adalah daftar harga otak berdasarkan negara asal.

Asal Otak/Harga

Amerika / Gratis

Inggris / Rp. 1.000.000,-

Jerman / Rp. 900.000,-

Jepang / Rp. 100.000,-

… …

Indonesia / Rp. 1.000.000.000,-

Melihat daftar harga yang semacam itu, seorang turis yang masuk toko tersebut menjadi heran, terus dia bertanya kepada yang empunya toko

“Pak, … maaf pak kelihatannya daftar harga anda itu salah dan terbalik”

Yang punya toko: “Oh … tidak bung, harga otak tersebut memang betul, … otak yang termurah adalah otak USA dan Jepang karena sering digunakan jadi sudah rongsokan, … kalau anda membutuhkan otak, yang terbaik adalah otak Indonesia, karena masih orisinil, belum pernah dipakai selama hidup …”

Brain Sale

In 30 years to come, genetic engineering technology will reach its golden time, so then brain implant can be done easily. At the time, many brains are conserved in banks or stores around the world. Below is the price list ordered by country origin:

Origin/Price

USA/Free

UK/Rp. 1000.000;

Germany/Rp. 900.000;

Japan/Rp. 100.000;

…..

Indonesia/Rp. 1.000.000.000;

After read the price list, a tourist who enter the store get wonder and then ask the store owner.

Tourist: “Excuse me Sir, i think you are wrong when ordering the list, you should reverse the order.”

Store Owner: “Ooo.. that’s not true, the price is correct…. the cheapest ones come from USA and Japan, they are considered as junk because of massive using. If you need the best brain, you should consider brains from Indonesia because those brains are never used in entire life.”

=============

Taken from: Mati Ketawa Cara Daripada Suharto