Saya sudah berlangganan Telkom Flash paket unlimited hampir satu bulan. Apa yang saya dapat? mimpi buruk. Hampir 90% waktu yang dihabiskan adalah menggerutu karena tak pernah dalam jangka waktu lama koneksi bisa stabil. Koneksi lambat bahkan super lambat merupakan habit si produk perusahaan telko dan IT terbesar di Indonesia ini. Beberapa kali complain diajukan tetap saja tak memberikan solusi. Mengapa produk yang belum siap ini harus buru-buru diluncurkan?
Mimpi Buruk Telkom Flash
22 07 2008Comments : Leave a Comment »
Categories : Computing, Dailies, General
Congratulation Cholil with Efek Rumah Kaca
2 02 2008
Aiihh, lama tidak bersua dengan sahabat lama satu ini. Eh tahu-tahu, sang sahabat tersebut ternyata sudah menjadi seorang ikon baru musik Indonesia. Bagaimana di setiap ulasan media tak ada satupun yang tidak memuji band-nya dia, bahkan Rolling Stones Indonesia!. Hidup Cholil, Akbar dan Adrian dengan Efek Rumah Kaca-nya. Sebenarnya saya sudah lama ramalkan bahwa mereka akan menjadi seperti ini, hehehehe.
Masih ingat sekitar 3 tahunan lalu, saya diajak Cholil untuk ikut mereka latihan di studio musik yang terletak di bilangan Kebayoran Lama saat mereka masih berkutat dengan demo yang sedang digarapnya. Saat itu saya coba-coba memainkan keyboard yang nganggur, dan coba-coba pede ikutin musik mereka. Ahh… ngga nyambung deh… ya sudah dilanjut deh Lil, aku belum bisa tuned dan cuma akan ‘mengotori’ musik kalian saja.
Sambil menulis blog ini, saya menyimak musik kalian. Ahh.. gloomy… crisp sekaligus menggugah…… Ups, saya menulis 3 buah kata yang bisa jadi bertentangan satu sama lain. Tapi itulah Efek Rumah Kaca, mampu memasak 3 gagasan untuk menyajikan kepada kita sebuah sajian spiritual berbeda. Dengan kelirihan (bukan sendu) psychedelic telah lahir sebuah wujud baru musik Indonesia yang cerdas.
Mungkin Saya dan Cholil adalah beberapa diantara kerumunan penikmat Musikalisasi Puisi Sapardi Djoko Darmono. Saya sedikit yakin presentasi musikal dari mahakarya puisi ini sedikit banyak mempengaruhi musikalitas Efek Rumah Kaca. Kita sering membahas soal maha karya ini di kosan saya di bilangan Hidup Baru IV Cipete Jaksel mulai dari bagaimana tetangga Cholil, sang komposer dari Last Few Minutes, sampai bagaimana vokalis yang mendendangkan puisi ini bertranfromasi menjadi kelompok baru, Duo Ibu (?) yang terakhir tampil di Imparsial (LSM di mana Munir pernah berkantor) dan Wapres (Warung Apresiasi), Blok M. Harap dimaklum Sapardi Djoko Darmono lekat dengan “romatisme’ anak-anak LSM, seperti Cholil.
Walaupun saya sudah mendengar beberapa diantaranya sebelum dirilis. Anyway, tidak cuma musik yang terlintas di kepalaku..tapi i miss the old days, dude! Rindu jalan-jalan dengan Nggirma, Cholil, Diran, Ao, Mas Bagio, Lyndal. Rindu kenakalan ‘romantis’ kita, rindu kebengalan ’sedikit sok intelektual’ kita.
Besok, Saya akan menyaksikan konser mereka di Tobucil, sebuah toko buku yang memang kecil tapi memiliki daya dorong literasi yang kuat di kalangan muda Bandung (kelas menengah bukan ya?), untuk pertama kali.
Belanja Sampai Mati, Lagu Cinta Melulu, Di Udara, Sebelah Mata …. beruntunglah kalian tumbuh di dunia yang sensitif. Pesan buat Adrian, keep strong Dude. Lagumu ‘Sebelah Mata’ cukup meremukan hati! Dan jangan sampai saya ketemu kalian malah bersendu-sendu!
Comments : 1 Comment »
Categories : Dailies, Music
Come On Friends, Don’t Make a Stupid TV Movie!
29 01 2008An hour ago, when i was going to pee and passing the tv room in my house, my eyes could not resist to off of tv scene. A tv movie ran with a strange presentation, telling a part of Mahabharata epic with modern theme. Arjuna in jeans, cars, guns and all modern age stuffs. How could it be?
I continued with some positive expectations, hopefully they could interpret the great epic with an excellent way. Unfortunatly, they failed! They only change the wardrobe and put all bad actors/actresses in one dumb movie with very-very poor special effects! Damn! Don’t expect a new interpretation even a good acting!
At the end of story, i curious with the credit title, and i amaze some my friends involved in the production ranging from co-director, special fx designer to house production itself!
I regret for sacrificing my pee only for this kick-ass tv movie. C’mon friends! Make me happy.
Comments : Leave a Comment »
Categories : Dailies, Movie
Semur Jengkol di Yahoo Answer
3 01 2008
Tak disangka, tak dinanya, resep bikin Semur Jengkol hadir pula di Yahoo Answer. Makanan Sunda ini memang hebring! Coba deh, khususnya untuk mereka yang lagi ‘ga punya selera makan, pasti ketagihan. Agar anda tidak penasaran soal cara membuatnya di bawah ini rangkumannya (hehhehe):
- Bahan
A Jengkol (usahakan yang tidak terlalu tua) sebanyak 1 ons
B Minyak Goreng 2 sendok makan - Bumbu
A) Bawang Merah 3 buah
B) Jahe 1 iris
C) Bawang Putih 2 siung
D) Kecap 4 sendok makan
E) Lada 1 sendok teh
F) Garam 1 sendok teh - Cara Pembuatan
A) Jengkol dibersihkan, dikupas, dibelah dua, direbus sampai masak.
B) Setelah masak airnya dibuang, dicuci lagi.
C) Bumbu dihaluskan ditumis dengan minyak.
D) Jengkol dimasukkan diberi sedikit air, ditambah kecap, direbus
Selamat menikmati yaaaaa.
Comments : Leave a Comment »
Categories : Dailies
Recent Comments